Isu Lockdown Tiga Hari di Wajo Tidak Benar -->

Isu Lockdown Tiga Hari di Wajo Tidak Benar

Rabu, 08 April 2020, April 08, 2020


RADAR SULSEL.ID, WAJO - Isu pemberlakuan lockdown atau karantina wilayah total selama tiga hari yang beredar ditengah masyarakat Kabupaten Wajo adalah hoaks.
Isu tersebut ditepis oleh Kabid Humas Diskominfo Wajo, Supardi. Kata dia, isu tersebut bukanlah himbauan dari Pemkab Wajo.

"Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wajo, tidak pernah mengeluarkan himbauan seperti itu," kata Supardi, Kamis (9/4/2020).

Dalam kabar yang belum diketahui asal mulanya itu, mengajak masyarakat tidak total berhenti beraktivitas. Mulai dari tanggal 10 hingga 12 April mendatang.

"Tidak ada kebijakan seperti itu di Wajo. Pemkab Wajo memang fokus pada pemutusan mata rantai penularan Covid-19. Tapi tidak tiga hari," sebutnya.

Sementara Bupati Wajo Amran Mahmud menambahkan, virus yang berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok itu, bisa bertahan selama 14 hari, ketika menginfeksi seseorang. Tidak cukup hanya 3 hari.

"Kami meminta masyarakat waspada dengan berbagai himbauan, yang tidak berdasarkan fakta dan ilmiah," harapnya.

Amran juga meminta sedapat mungkin masyarakat dapat mengontrol diri. Tidak keluar rumah, phsyical distancing, mengenakan masker, rutin cuci tangan, dan menjaga imunitas.

"Kalau mau gorong-gorong, maka gotong royong kita adalah tetap di rumah sampai pemerintah menyatakan virus ini benar-benar hilang," tutupnya. (SUKRI)

Editor: ENAL RASUL

TerPopuler